Mengenal Psoriasis pada Anak, Gejala hingga Pengobatannya

psoriasis pada anak

Psoriasis pada anak ditandai dengan bercak merah yang bersisik, gatal, dan terkadang menebal, terutama di lutut, siku, atau kulit kepala. Perawatannya bisa dilakukan dengan menjaga kelembapan kulit, menghindari pemicu seperti stres atau infeksi, serta berkonsultasi dengan dokter.

Apa Itu Psoriasis pada Bayi dan Anak-Anak?

Psoriasis adalah gangguan kulit yang berkaitan dengan gangguan pengaturan sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini membuat kulit memperbarui sel-selnya terlalu cepat sehingga sel kulit lama menumpuk dan membentuk bercak bersisik yang bisa terasa gatal dan kering.

Pada bayi dan anak-anak, bentuk dan warna psoriasis bisa berbeda, tergantung warna kulit. Bisa berupa ruam merah dengan sisik putih pada kulit terang, bercak keunguan dengan sisik keabu-abuan pada kulit sawo matang, atau bercak kecokelatan yang kadang sulit terlihat pada kulit lebih gelap.

Meski lebih sering terjadi pada orang dewasa, psoriasis kulit juga bisa muncul sejak masa kanak-kanak, meskipun jarang terjadi pada bayi. Jika ruam pada Si Kecil tidak kunjung hilang atau terlihat berbeda dari biasanya, dokter dapat memberikan obat psoriasis di kulit sesuai dengan kondisi yang dialami.

Perbedaan Psoriasis dan Dermatitis Atopik pada Bayi

Psoriasis dan dermatitis atopik sama-sama bisa menyebabkan ruam pada kulit bayi, tetapi keduanya memiliki ciri yang berbeda. Psoriasis biasanya muncul di bagian luar sendi, seperti siku dan lutut, sedangkan dermatitis atopik pada bayi sering muncul di pipi, kulit kepala, badan, serta sisi luar lengan dan tungkai. Pada anak yang lebih besar, dermatitis atopik lebih sering muncul di lipatan kulit seperti belakang lutut dan siku bagian dalam. Lokasi ruam saja tidak cukup untuk membedakan keduanya.

Psoriasis kepala juga bisa muncul dengan plak tebal di sepanjang garis rambut depan. Pada beberapa bayi, psoriasis bisa menyerupai ruam popok yang tidak kunjung sembuh. Sedangkan dermatitis atopik jarang terjadi di area popok.

Selain itu, psoriasis pada anak juga bisa muncul di kelopak mata, area genital, dan sekitar pusar. Ada jenis psoriasis yang disebut guttate psoriasis yang ditandai dengan bercak kecil berbentuk tetesan air yang tersebar di seluruh tubuh. Psoriasis juga bisa muncul di area kulit yang mengalami gesekan atau luka. Kondisi ini disebut fenomena Koebner.

Ciri lain yang bisa membedakan psoriasis adalah perubahan pada kuku. Anak yang mengalami psoriasis bisa mengalami kuku yang menguning, berlubang kecil seperti titik-titik (pitting), rapuh, atau bahkan terlepas dari dasar kuku (onycholysis).

Namun, perubahan kuku juga dapat terjadi pada dermatitis atopik dan penyakit lain, sehingga tidak bisa menjadi satu-satunya pembeda. Jika Anda menemukan tanda-tanda ini pada Si Kecil, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Baca juga: Penyebab Psoriasis Kulit

Penyebab Psoriasis pada Bayi

Hingga saat ini, penyebab psoriasis belum sepenuhnya dipahami. Namun, ada beberapa faktor yang diketahui berperan dalam perkembangannya atau dapat memicu gejalanya, seperti:

  • Faktor genetik: Jika ada anggota keluarga yang memiliki psoriasis, risiko bayi mengalami psoriasis bisa lebih tinggi
  • Sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif: Psoriasis terjadi ketika gangguan pengaturan sistem kekebalan tubuh memicu peradangan dan mempercepat pembentukan sel kulit
  • Pemicu dari lingkungan atau infeksi: Infeksi tertentu dapat memicu psoriasis pada orang yang memiliki kecenderungan genetik
  • Infeksi tenggorokan streptokokus terutama berkaitan dengan psoriasis guttata pada anak yang lebih besar dan remaja, bukan penyebab utama psoriasis pada bayi.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang lebih sering memengaruhi anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa, seperti:

  • Stres
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Cuaca dingin
  • Luka atau trauma pada kulit
  • Obesitas, yang berkaitan dengan peningkatan risiko dan keparahan psoriasis

Meskipun psoriasis bisa menimbulkan bercak merah dan bersisik di kulit, kondisi ini tidak menular dan tidak bisa berpindah dari satu orang ke orang lainnya.

Jenis Psoriasis pada Anak

Psoriasis pada anak memiliki beberapa jenis dengan gejala yang berbeda. Berikut jenis psoriasis yang bisa terjadi pada anak:

1. Plaque Psoriasis

Jenis ini adalah yang paling umum terjadi pada anak-anak. Psoriasis vulgaris pada anak atau plaque psoriasis ditandai dengan bercak merah kering yang disebut plak, sering kali disertai lapisan sisik berwarna keperakan.

Bercak ini biasanya muncul di area siku, lutut, punggung bawah, dan kulit kepala. Selain terasa gatal, plak ini juga bisa menyebabkan rasa perih, bahkan bisa berdarah jika digaruk atau teriritasi.

Pada anak-anak, ukuran plak cenderung lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan pada orang dewasa, serta tidak terlalu bersisik. Namun, tetap saja psoriasis ini bisa mengganggu kenyamanan Si Kecil, terutama jika muncul di area yang sering terkena gesekan seperti lutut dan siku.

2. Guttate Psoriasis

Psoriasis jenis ini juga sering disebut psoriasis tetesan air karena bercak yang muncul berbentuk titik-titik kecil berwarna merah yang tersebar di berbagai bagian tubuh, seperti dada, punggung, lengan, dan kaki. Guttate psoriasis sering kali muncul setelah anak mengalami infeksi tenggorokan akibat bakteri streptokokus (strep throat).

Pada sebagian anak, guttate psoriasis dapat menghilang, sedangkan pada anak lainnya dapat berulang, menetap, atau berkembang menjadi plaque psoriasis di kemudian hari. Jika bintik-bintik merah kecil muncul setelah Si Kecil mengalami sakit tenggorokan, periksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya. www.aad.org

3. Pustular Psoriasis

Jenis psoriasis ini memiliki gejala munculnya pustul, yaitu bintil kecil berisi cairan menyerupai nanah, di atas kulit yang meradang atau bengkak. Pustul dapat muncul di area tertentu, termasuk tangan dan kaki, atau menyebar luas sebagai psoriasis pustular generalisata.

Pustul tersebut bukan penyebabnya bukan karena infeksi dan sifatnya tidak menular. Psoriasis pustular pada anak tidak selalu lebih ringan daripada orang dewasa. Bentuk yang menyebar luas dapat menyebabkan komplikasi serius.

Ada juga jenis khusus yang disebut pustular psoriasis annular yang memiliki ciri khas bercak merah berbentuk cincin dengan pustul di sekelilingnya. Terapi psoriasis pustular pada anak disesuaikan dengan kondisi yang dialami. Jika pustul menyebar luas, terutama disertai demam, menggigil, atau anak tampak sangat sakit, segera cari pertolongan medis.

4. Inverse Psoriasis

Jenis psoriasis ini muncul di area lipatan tubuh, seperti di belakang lutut, ketiak, atau selangkangan. Berbeda dengan jenis psoriasis lainnya yang cenderung bersisik, inverse psoriasis tampak lebih halus, berwarna merah terang, dan mengilap.

Karena muncul di lipatan kulit, inverse psoriasis lebih mudah mengalami iritasi akibat gesekan atau keringat. Kondisi ini bisa membuat anak merasa tidak nyaman saat bergerak atau beraktivitas.

5. Erythrodermic Psoriasis

Ini adalah jenis psoriasis yang paling jarang terjadi, tetapi juga termasuk yang paling berbahaya. Erythrodermic psoriasis menyebabkan hampir seluruh permukaan kulit anak memerah, terasa sangat gatal dan panas, serta bisa menyebabkan kulit mengelupas dalam lapisan besar.

Karena kondisi ini bisa memicu gangguan serius pada tubuh, seperti dehidrasi dan gangguan keseimbangan elektrolit, erythrodermic psoriasis bisa mengancam nyawa jika tidak segera mendapatkan penanganan. Kondisi ini membutuhkan penilaian medis segera dan dapat memerlukan perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Apakah Psoriasis Bisa Sembuh?

Cara Mengatasi Psoriasis pada Bayi dan Anak-Anak

Jika Si Kecil mengalami psoriasis, jangan panik dulu. Penanganan psoriasis pada bayi bergantung pada luas ruam, lokasi, gejala, serta kondisi kesehatan bayi. Sebagian kasus dapat ditangani dengan perawatan kulit dan obat oles sesuai anjuran dokter.

Namun, karena kulit bayi masih sangat sensitif, penting untuk memilih perawatan yang aman dan minim efek samping. Jenis obat, kekuatan, dan dosis yang untuk remaja atau orang dewasa belum tentu sesuai untuk bayi sehingga harus berdasarkan rekomendasi dokter.

Berikut beberapa cara untuk meredakan gejala psoriasis pada bayi:

  • Jaga suhu lingkungan tetap nyaman
  • Bersihkan kulit bayi dengan lembut dan tepuk perlahan setelah mandi, lalu gunakan pelembap. Khusus area popok, ganti popok yang basah atau kotor secara teratur
  • Gunakan pelembap khusus untuk kulit sensitif yang tidak mengandung pewangi
  • Gunakan salep untuk psoriasis sesuai anjuran dokter
  • Jangan menjemur bayi sebagai pengobatan psoriasis. Fototerapi medis berbeda dari paparan sinar matahari karena menggunakan ultraviolet dengan dosis terkontrol dan pengawasan dokter.

Obat oral atau terapi sistemik bukan pilihan pengobatan psoriasis rutin untuk bayi, tetapi dapat menjadi pertimbangan dokter spesialis pada kondisi tertentu yang berat. Keputusan pengobatan harus mempertimbangkan usia, manfaat, risiko, dan pemantauan. Jika ruam semakin luas, gatal tak kunjung reda, atau muncul tanda-tanda infeksi, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan perawatan yang lebih tepat.

Perawatan Psoriasis di C Derma

C Derma menangani berbagai masalah kulit, termasuk psoriasis pada bayi. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk menentukan perawatan yang sesuai dengan kondisi Si Kecil.

Dokter akan memeriksa kondisi kulit dan mempertimbangkan usia serta kebutuhan anak sebelum menentukan pilihan perawatan. Percayakan perawatan psoriasis berdasarkan pemeriksaan dan anjuran dokter bersama C Derma. Hubungi klinik untuk informasi konsultasi online atau jadwalkan kunjungan ke C Derma Lotte Mall atau C Derma Pondok Indah, Jakarta.

Pilihan perawatan untuk dibahas

Jelajahi pilihan untuk Psoriasis, eksim & vitiligo →

Cakupan tiap tindakan berbeda; dokter membantu menilai pilihan yang sesuai saat konsultasi.

Info Biaya Perawatan Kulit

Isi form singkat, tim kami akan menghubungi Anda dengan informasi biaya terkini.

Buat Janji Temu

Konsultasikan kondisi kulit Anda langsung bersama dokter spesialis kulit & kelamin C Derma.

Bergabung dengan 2rb+ Pasien

“Tim C Derma mendampingi setiap langkah perawatan kulit saya. Hasilnya membuat saya jauh lebih percaya diri.”

— Sarah & Andi