Apa Itu Botox Wajah? Prosedur, Manfaat, Efek Samping

botox adalah

Perawatan dengan Botulinum Toxin atau Botox (botox adalah nama brand, bukan nama treatment) adalah salah satu prosedur anti-penuaan (anti aging) yang paling populer saat ini. Perawatan ini untuk menghilangkan atau meminimalisir munculnya kerutan dan tanda penuaan lainnya.

Botox adalah prosedur non-bedah yang menyuntikkan toksin botulinum untuk melemaskan otot wajah sehingga mengurangi kerutan seperti garis dahi dan crow’s feet. Selain untuk kecantikan, botox juga digunakan secara medis untuk mengatasi migrain kronis, hiperhidrosis (keringat berlebih), dan distonia serviks.

Prosedur botoxberlangsung singkat sekitar 10-30 menit dengan efek yang mulai terlihat dalam sekitar 3-7 hari dan bertahan sampai 3-6 bulan.

Manfaat Botox untuk Kecantikan

Banyak orang menggunakan perawatan botox dalam bidang kecantikan untuk menghilangkan atau meminimalisir kerutan dan garis wajah lainnya, seperti:

  • Garis di sekitar sudut mata   
  • Garis kerutan atau lipatan dalam yang terbentuk di sekitar alis mata
  • Alur dahi atau garis yang muncul saat alis dinaikkan

Botox paling efektif sebagai prosedur pencegahan atau saat tergunakan pada kerutan yang belum terlalu banyak terlihat. Ini disebut kerutan dinamis yang muncul saat seseorang menggerakan wajahnya.

Perawatan ini juga dapat mencegah kerutan, atau paling tidak memperpanjang waktu sebelum kerutan kembali. Pasien yang menjalani perawatan dengan botulinum toxin dapat mengalami kerutan dan garis wajahnya menghilang sekitar lima sampai enam bulan.

Setelah itu, mereka dapat memilih untuk mendapatkan injeksi botulinum toxin kembali untuk memperpanjang efeknya. Banyak orang lebih memilih perawatan dengan botox daripada perawatan wajah lainnya karena tindakan ini minimal invasif dan tidak membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Setelah prosedur, pasien dapat kembali melakukan aktivitas normal. Satu-satunya peringatan adalah menghindari mengusap atau memijat bagian yang terobati untuk mencegah toksin berpindah ke bagian lain.

Baca Juga: Cara Awet Muda Secara Instan dan Cepat

Manfaat Botox untuk Kesehatan Tubuh

Meskipun menggunakan toksin, perawatan ini aman dan telah tergunakan bertahun-tahun untuk perawatan neurologis dan optalmologis. Selain manfaat kecantikannya, Botulinum Toxin juga dapat untuk mengobati kondisi tertentu yang penyebab utamanya adalah kontraksi otot.

Perawatan Botulinum Toxin dapat menghilangkan gejala dengan melemaskan otot yang menyebabkan masalah dari awal. Ini termasuk:

  • Migrain Kronis
  • Distonia Serviks (kontraksi otot leher)
  • Hiperhidrosis (keringat berlebihan)
  • Disfungsi Kandung Kemih atau Kandung Kemih Terlalu Aktif
  • Blepharospasm atau Berkedip Tidak Terkendali
  • Strabismus atau Juling
  • Kontraksi Otot
  • Cerebral Palsy (sebuah kondisi neurologis di mana otot berkontraksi menarik di anggota badan seseorang menuju pusat tubuhnya)
  • Keringat Ketiak Berlebihan

Prosedur Botox

Sebelum perawatan, pasien bisa memilih untuk membuat kulitnya mati rasa agar tidak terasa sakit, dengan cara:

  • Menyuntikkan obat pemati rasa
  • Mengaplikasikan krim pemati rasa sejam sebelum prosedur
  • Memberikan sensasi dingin ke area target selama 10 menit

Perawatan botox adalah dengan cara menyuntikkan toksin botulinum dalam dosis kecil dan terkontrol ke area sekitar kerutan menggunakan jarum halus. Prosedur ini sederhana dan cepat, tetapi terkadang membutuhkan lebih dari satu suntikan tergantung pada area dan hasil yang Anda ingin capai.

Prosedur ini sangat efektif karena toksin mampu melemaskan otot. Saat digunakan untuk tujuan menghilangkan kerutan, zat botox melemaskan otot yang berkontraksi setiap seseorang menggerakan wajahnya, seperti tersenyum, cemberut, atau tertawa.

Dengan memasukkan botulinum toxin ini, otot wajah menjadi rileks dan kulit menjadi lembut tanpa kerutan.

Baca Juga: Botox Rahang: Tujuan, Prosedur, Efek Samping

Risiko Efek Samping Botox

Prosedur ini umumnya aman jika terlakukan oleh tenaga medis yang berlisensi dan berpengalaman. Namun, prosedur ini tetap bisa menimbulkan efek samping, seperti:

  • Nyeri, bengkak, atau memar di area suntikan
  • Sakit kepala atau gejala mirip flu
  • Kelopak mata turun atau alis terlihat tidak simetris
  • Senyum terlihat miring atau keluar air liur
  • Mata berair atau justru terasa kering
  • Infeksi pada area suntikan

Dalam kasus yang jarang, obat yang digunakan pada prosedur ini juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain yang tidak seharusnya dan menimbulkan gejala tertentu. Segera hubungi dokter jika beberapa jam atau minggu setelah prosedur Anda mengalami:

  • Otot terasa lemah
  • Gangguan penglihatan
  • Sulit berbicara atau menelan
  • Gangguan pernapasan
  • Reaksi alergi
  • Kehilangan kontrol kandung kemih

Secara umum, botox tidak dokter sarankan untuk ibu hamil atau menyusui.

Pantangan Setelah Botox

Perawatan setelah suntik botox sebenarnya tidak rumit. Dokter biasanya menyarankan untuk tidak berolahraga berat selama 24 jam agar cairan tidak menyebar ke otot lain, dan juga tidak memijat area yang tersuntik supaya hasilnya tetap maksimal.

Setelah itu, Anda bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Efek prosedur ini biasanya bertahan sekitar tiga bulan, jadi jika puas dengan hasilnya, Anda bisa menjadwalkan perawatan ulang.

Tapi kalau hasilnya tidak sesuai harapan, jangan khawatir karena efeknya akan hilang dengan sendirinya seiring waktu.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Botox Cuping Hidung, Tujuan, hingga Prosedur

Biaya Botox

Biaya botox berkisar Rp100.000 hingga Rp250.000 per unit. Selain itu, beberapa klinik juga menyediakan paket dengan harga sekitar Rp1.250.000 untuk 10 unit.

Di klinik speasialis kulit dan kecantikan C Derma, biaya botox 1 kali suntik mulai dari Rp800.000 per 10 unit. Harga botox menyesuaikan pada area yang dirawat, jenis serta formulasi yang dokter gunakan, hingga reputasi klinik.

Bila Anda ingin mencoba perawatan ini dengan aman dan hasil yang alami, pastikan dilakukan oleh tenaga profesional yang berpengalaman. Layanan botox C Derma, setiap prosedur dilakukan oleh dokter ahli dengan teknik yang tepat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kulitmu.

C Derma juga memastikan setiap pasien mendapatkan konsultasi menyeluruh sebelum tindakan sehingga hasilnya bisa sesuai dengan kebutuhan dan bentuk wajah masing-masing. Dengan begitu, kamu bisa tampil lebih segar dan percaya diri tanpa khawatir akan risiko yang tidak diinginkan.

FAQ

Berapa lama efek botox bertahan?

Efek botox umumnya bertahan sekitar 3–6 bulan, tergantung area yang disuntik, dosis, dan respons tubuh masing-masing pasien.

Kapan hasil botox mulai terlihat?

Hasil botox biasanya mulai terlihat dalam 3–7 hari setelah penyuntikan dan mencapai hasil optimal sekitar 10–14 hari. Waktu munculnya efek dapat berbeda pada setiap orang.

Apakah botox aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Botox umumnya tidak dianjurkan untuk ibu hamil maupun menyusui karena penelitian mengenai keamanannya masih terbatas. Jika sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui, sebaiknya konsultasikan konsultasi dokter terlebih dahulu.

Apa beda Botox®, Dysport®, dan Xeomin®?

Botox®, Dysport®, dan Xeomin® sama-sama mengandung botulinum toxin tipe A. Perbedaanya, Botox® memiliki partikel dan protein penyangga yang lebih besar sehingga cenderung tetap berada di area suntikan. Dysport® memiliki partikel lebih kecil, sedangkan Xeomin® tidak mengandung protein penyangga sehingga penyebarannya dapat lebih luas.

Apakah botox hanya untuk kecantikan?

Tidak. Selain digunakan untuk mengurangi kerutan pada wajah, botox juga dapat bermanfaat untuk tujuan medis, seperti mengatasi keringat berlebih, migrain kronis, kejang otot tertentu, hingga beberapa gangguan saraf sesuai indikasi dokter.

Konsultasikan kondisi kulit Anda

Buat janji temu dengan dokter spesialis kulit & kelamin C Derma untuk penanganan yang tepat

Buat Janji

Info Biaya Perawatan Kulit

Isi form singkat, tim kami akan menghubungi Anda dengan informasi biaya terkini.

Buat Janji Temu

Konsultasikan kondisi kulit Anda langsung bersama dokter spesialis kulit & kelamin C Derma.

Bergabung dengan 2rb+ Pasien

“Tim C Derma mendampingi setiap langkah perawatan kulit saya. Hasilnya membuat saya jauh lebih percaya diri.”

— Sarah & Andi