Filler hidung adalah prosedur kecantikan non-bedah yang dilakukan dengan menyuntikkan gel asam hialuronat (hyaluronic acid) ke jaringan hidung dengan tujuan untuk menambah volume hingga memperbaiki bentuk hidung agar lebih simetris. Hasil filler hidung umumnya bisa bertahan sekitar 12 sampai dengan 18 bulan.
Apa Itu Filler Hidung?
Filler hidung atau nonsurgical rhinoplasty adalah prosedur kecantikan yang menggunakan bahan dasar asam hialuronat untuk meningkatkan penampilan hidung seseorang tanpa perlu melakukan operasi bedah plastik.
Tujuan dari prosedur filler ini adalah menciptakan hidung lebih simetris, merata, dan estetis sesuai dengan keinginan pasien.
Filler ini diinjeksikan ke dalam area-area tertentu pada hidung, seperti punggung hidung, ujung hidung, atau sekitar batasan hidung. Hal ini untuk mengubah kontur dan bentuknya.
Prosedur ini biasanya merupakan pilihan untuk seseorang yang ingin mengoreksi ketidaksempurnaan atau ketidakseimbangan kecil pada hidung, seperti hidung pesek, tonjolan pada bagian tertentu di hidung.
Keuntungan utama dari filler hidung adalah perawatan ini merupakan prosedur non bedah yang lebih cepat dan tanpa masa pemulihan dibandingkan dengan operasi hidung plastik.
Namun, efek dari filler hidung bersifat sementara dan biasanya memerlukan penyuntikan ulang untuk mempertahankan hasilnya.
Baca Juga: Harga Filler Bibir dan Prosedurnya
Manfaat Filler Hidung
Filler hidung memiliki sejumlah manfaat dalam dunia medis estetika dan kosmetik. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari prosedur ini:
1. Perbaikan Bentuk dan Kontur Hidung
Filler hidung memungkinkan untuk merestrukturisasi dan meningkatkan bentuk serta kontur hidung. Ini adalah cara efektif untuk mengatasi ketidaksempurnaan estetis pada hidung, seperti tonjolan, hidung pesek, atau ketidakseimbangan yang terlihat.
2. Non-Bedah
Salah satu manfaat utama filler hidung adalah ini merupakan prosedur non-bedah. Artinya, Anda tidak perlu menjalani operasi hidung yang memiliki masa pemulihan lebih lama dan risiko komplikasi yang lebih besar.
3. Hasil Cepat
Efek dari perawatan ini biasanya terlihat hampir seketika setelah prosedur. Pasien dapat melihat perubahan yang diinginkan dalam waktu yang relatif singkat setelah penyuntikan filler.
4. Masa Pemulihan Minimal
Dibandingkan dengan operasi hidung, prosedur ini memiliki masa pemulihan yang jauh lebih singkat. Sebagian besar pasien dapat kembali ke aktivitas sehari-hari mereka dalam waktu singkat setelah prosedur.
5. Reversibel (Bergantung pada Jenis Filler)
Beberapa jenis filler hidung adalah reversibel. Artinya, jika Anda tidak puas dengan hasilnya atau mengalami efek samping tidak diinginkan, dokter dapat menghapus filler tersebut.
Hal ini tentu memberikan fleksibilitas dan kemampuan untuk mengoreksi atau mengubah hasil jika diperlukan, meskipun perlu diingat bahwa tidak semua filler reversibel.
6. Tidak Perlu Anestesi Umum
Selama prosedur, dokter biasanya menggunakan anestesi lokal atau krim anestesi untuk mengurangi ketidaknyamanan selama penyuntikan. Anda tidak perlu menjalani anestesi umum yang seringkali memiliki risiko dan waktu pemulihan lebih lama.
Baca Juga: Sempurnakan Bentuk Wajah Tanpa Operasi dengan Filler dan Botox
Persiapan Sebelum Filler Hidung
Berikut adalah persiapan umum sebelum menjalani prosedur suntik filler hidung:
- Hindari penggunaan obat-obatan seperti aspirin, obat antiinflamasi (ibuprofen), suplemen vitamin E, dan pengencer darah lainnya selama seminggu sebelum prosedur. Jika Anda sedang dalam pengobatan yang memerlukan penggunaan pengencer darah, pastikan untuk memberi tahu dokter.
- Pastikan asupan vitamin K tercukupi untuk mengurangi risiko memar dan perdarahan.
Prosedur Filler Hidung
Sebelum melakukan suntikan filler hidung, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Hal ini agar dokter bisa menentukan lokasi penyuntikan, jenis suntikan, dan seberapa banyak cairan suntikan yang perlu diberikan.
Berikut prosedur umum yang dilakukan:
1. Persiapan
Sebelum menjalani nonsurgical rhinoplasty, Anda akan menjalani konsultasi dengan dokter medis estetika. Selama konsultasi, Anda dan dokter akan membahas tujuan estetis, diskusi mengenai jenis filler yang akan digunakan, serta risiko dan manfaatnya.
Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik pada hidung Anda untuk menilai struktur dan kecocokan prosedur. Jika diputuskan bahwa filler hidung adalah pilihan yang cocok, Anda dapat membuat janji untuk prosedur tersebut.
2. Tindakan
- Pembersihan: Area sekitar hidung akan dibersihkan secara menyeluruh.
- Penghilangan Rasa Sakit: Dokter mungkin akan mengaplikasikan krim atau gel anestesi lokal untuk mengurangi rasa sakit saat prosedur dilakukan.
- Injeksi Filler: Dokter akan menggunakan jarum halus untuk menyuntikkan ke area-area yang telah direncanakan sesuai dengan tujuan perbaikan Anda. Proses penyuntikan biasanya memakan waktu beberapa menit, tergantung pada jumlah filler yang digunakan dan area yang diisi.
- Pemodelan: Setelah diinjeksikan, dokter akan memodelkan dan membentuk hidung Anda untuk mencapai hasil yang diinginkan.
3. Sesaat setelah Tindakan
- Hasil Sementara: Anda akan melihat hasil awal sesaat setelah prosedur. Namun, perlu dicatat bahwa hasil awal ini mungkin tidak akurat karena bisa ada bengkak atau kemerahan yang sementara.
- Pemulihan: Sebagian besar orang dapat kembali ke aktivitas sehari-hari mereka segera setelah prosedur. Namun, beberapa orang mungkin mengalami sedikit bengkak, kemerahan, atau memar di area yang diisi, yang biasanya akan mereda dalam beberapa hari hingga minggu.
- Perawatan Pasca-Prosedur: Dokter akan memberikan instruksi pasca-prosedur, termasuk perawatan kulit dan aktivitas apa yang perlu dihindari untuk beberapa waktu.
Baca Juga: Suntik Botox: 9 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Perawatan
Risiko Efek Samping
Filler hidung umumnya bisa menimbulkan beberapa reaksi setelah tindakan. Efek yang paling sering muncul biasanya bersifat ringan dan sementara, seperti:
- Pembengkakan ringan yang berlangsung selama 1-3 hari
- Kemerahan pada area suntikan
- Rasa nyeri atau tidak nyaman saat hidung disentuh
- Bekas suntikan kecil
- Rasa lebih keras sementara pada bagian batang hidung
- Pembengkakan ringan yang tidak simetris dalam 24-48 jam pertama
Reaksi tersebut merupakan respons normal setelah penyuntikan filler dan penyesuaian jaringan lunak. Pembengkakan juga dapat membuat hidung terlihat sedikit lebih besar setelah prosedur, tetapi biasanya akan membaik secara alami.
Selain efek yang umum terjadi, beberapa efek lain yang lebih jarang dapat muncul, seperti:
- Memar ringan pada area tertentu
- Sakit kepala ringan atau sensasi tekanan
- Sensitivitas kulit sementara
Risiko memar dapat lebih tinggi pada orang yang memang mudah mengalami memar atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Meskipun jarang terjadi, filler hidung juga memiliki risiko efek samping yang lebih serius.
Hidung memiliki jaringan pembuluh darah yang kompleks sehingga komplikasi yang dapat muncul meliputi:
- Gangguan aliran pembuluh darah akibat penyumbatan
- Perubahan warna kulit yang semakin memburuk
- Nyeri yang semakin meningkat melebihi rasa tidak nyaman normal
- Munculnya lepuhan atau kerusakan kulit
Komplikasi tersebut memang jarang terjadi, tetapi dapat bersifat serius. Oleh karena itu, prosedur filler hidung sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih dan memahami anatomi hidung.
Berapa Lama Hasil Filler akan Bertahan?
Hasil tindakan filler hidung (nonsurgical rhinoplasty) umumnya dapat bertahan sekitar 12–18 bulan. Lama bertahannya hasil filler bisa berbeda pada setiap orang, tergantung jenis filler yang digunakan dan kecepatan metabolisme tubuh dalam memecah filler.
Filler berbentuk gel dengan tingkat kekentalan yang berbeda-beda. Jenis filler yang lebih tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk diuraikan oleh tubuh.
Kecepatan tubuh dalam memecah filler berbeda pada setiap orang. Pola makan yang kurang baik dan kebiasaan merokok dapat membuat filler berkurang lebih cepat.
Filler Hidung di C Derma
Harga filler hidung di C Derma mulai dari Rp4.500.000 per CC. Besarnya biaya dapat berbeda pada setiap pasien, tergantung jenis filler yang digunakan serta kebutuhan perawatan untuk mendapatkan hasil yang sesuai.









