Harga filler di C Derma mulai dari Rp 4.5 juta per CC tergantung pada jenis merk hingga area perawatan. Perawatan dilakukan langsung oleh dokter spesialis kecantikan untuk memastikan filler yang disuntik pada bibir, dagu, atau hidung memberikan hasil maksimal.
Suntik filler adalah zat yang umumnya merupakan asam hialuronat yang disuntikkan pada dagu, hidung, hingga bibir dengan tujuan untuk menambah volume, mengencangkan, hingga menghaluskan kerutan. Prosedur ini bisa memperbaiki kontur atau bentuk wajah tanpa operasi dengan memberikan hasil bagian wajah tampak lebih muda dan berisi.
Apa Itu Filler?
Filler adalah prosedur kecantikan tanpa operasi dengan cara menyuntikkan zat tertentu ke bawah kulit. Tujuannya untuk mengisi kerutan, menghaluskan garis halus, dan menambah volume pada wajah.
Banyak orang memilih filler untuk mempertegas bentuk wajah dan membuat tampilan terlihat lebih muda. Prosesnya cepat, biasanya kurang dari 30 menit, dan masa pemulihannya juga ringan.
Hasil filler dapat terlihat langsung setelah tindakan. Daya tahannya berbeda-beda, mulai dari beberapa bulan hingga beberapa tahun, tergantung jenis filler dan area yang disuntik.
Filler memiliki beberapa jenis yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan wajah. Meskipun aman, prosedur ini tetap memiliki risiko seperti memar, bengkak, perdarahan, atau infeksi, dan biasanya tidak tertanggung oleh asuransi kesehatan.
Baca Juga: Apa Itu Filler Bibir? Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya
Prosedur Filler
Sebelum melakukan filler, dokter akan memeriksa kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh. Jika Anda memiliki alergi atau sedang mengonsumsi obat dan suplemen, sebaiknya sampaikan agar prosedur lebih aman.
Selanjutnya, Anda bisa mendiskusikan area wajah yang ingin diperbaiki, seperti bibir, hidung, atau dagu. Dokter akan membantu menentukan bentuk dan volume yang sesuai dengan struktur wajah Anda agar hasil terlihat natural.
Saat tindakan, dokter akan memberikan anestesi topikal pada area yang akan dokter suntik agar terasa lebih nyaman. Setelah itu, cairan filler akan dokter suntikkan menggunakan jarum kecil untuk membentuk dan menambah volume pada bagian yang Anda inginkan.
Kedalaman suntikan biasanya sangat tipis dan dilakukan dengan teknik yang aman. Untuk mengurangi pembengkakan, dokter dapat memberikan kompres dingin, dan seluruh prosedur umumnya selesai dalam waktu kurang dari satu jam.
Apakah Filler Menyakitkan dan Bertahan Lama?
Perawatan filler umumnya dapat bertahan sekitar 6–12 bulan, tergantung jenis bahan yang dokter gunakan dan area yang disuntik. Pada beberapa kasus, Anda mungkin memerlukan perawatan tambahan agar hasil tetap optimal.
Saat proses penyuntikan, Anda bisa merasakan sedikit tekanan atau sensasi seperti tercubit. Namun, prosedur ini biasanya tidak terlalu menyakitkan karena sebelumnya dokter akan mengoleskan krim anestesi untuk membuat area tersebut terasa lebih kebal.
Jenis Filler
Dokter akan memilih jenis filler yang paling sesuai dengan kondisi kulit, usia, dan hasil yang ingin Anda capai. Semua jenis filler ini aman dan sudah tersetujui untuk prosedur kecantikan wajah.
1. Hyaluronic Acid
Hyaluronic acid adalah zat alami yang sudah ada di dalam jaringan kulit. Jenis ini paling sering dokter gunakan karena aman dan efektif untuk mengisi kerutan serta menambah volume wajah.
Filler ini cocok untuk menghaluskan garis halus, lipatan wajah, dan membuat kulit terlihat lebih penuh. Ukuran partikelnya berbeda-beda sehingga bisa untuk kerutan ringan hingga yang lebih dalam.
Baca Juga: Harga Filler 2026 di C Derma dari Hidung hingga Bibir
2. Calcium Hydroxylapatite
Calcium hydroxylapatite untuk mengatasi kerutan yang lebih dalam dan mempertegas bentuk wajah, seperti garis rahang dan pipi. Jenis filler ini memberikan efek yang lebih kuat dalam membentuk kontur wajah.
Daya tahannya cukup lama, bisa mencapai hingga tiga tahun untuk mengisi kerutan. Jika untuk membentuk wajah, biasanya hasilnya bertahan sekitar satu tahun.
3. Polymethyl Methacrylate (PMMA)
PMMA adalah filler berbentuk partikel kecil dengan campuran gel kolagen. Gel ini langsung memberikan volume pada kulit dan membantu menghaluskan kerutan atau bekas jerawat.
Partikel PMMA akan tetap berada di bawah kulit untuk memberikan penyangga tambahan. Hal ini membuat hasilnya bisa bertahan lebih lama daripada filler biasa.
4. Poly-L-lactic Acid
Poly-L-lactic acid awalnya untuk menangani kondisi kulit tertentu dan kini juga terpakai untuk mengatasi tanda penuaan pada wajah. Filler ini membantu merangsang pembentukan kolagen agar kulit terlihat lebih kencang dan bervolume.
Hasil perawatan dengan jenis ini dapat bertahan hingga dua tahun. Efeknya tidak langsung terlihat, tetapi akan semakin membaik seiring waktu.
5. Lemak dari Tubuh Sendiri (Fat Transfer)
Filler ini menggunakan lemak yang dokter ambil dari tubuh Anda sendiri, biasanya melalui prosedur kecil seperti sedot lemak. Lemak tersebut kemudian dokter suntikkan kembali ke area wajah untuk menambah volume.
Metode ini lebih kompleks daripada filler lainnya, tetapi hasilnya bisa terlihat alami. Daya tahannya juga bervariasi, tergantung kondisi tubuh dan area yang disuntik.
Baca Juga: 9 Cara Cepat Awet Muda yang Instan dan Mudah
Harga Filler Bibir di C Derma
Biaya perawatan filler di C Derma bervariasi tergantung pada jenis cairan yang tergunakan dan kebutuhan setiap pasien. Untuk area seperti bibir, hidung, hingga dagu, harga filler di C Derma mulai dari Rp4.500.000 per sesi.
Setiap pasien akan mendapatkan rekomendasi tindakan yang berbeda sesuai kondisi wajah dan hasil yang Anda inginkan. Secara umum, biaya filler bisa mencapai sekitar Rp7.000.000 untuk satu kali tindakan, tergantung jenis filler dan area yang dirawat.
Selain jenis filler, harga juga terpengaruhi oleh tingkat kesulitan prosedur dan dokter yang menangani. Karena itu, penting untuk tidak tergiur harga murah dan memastikan perawatan dilakukan di klinik terpercaya demi keamanan dan hasil yang maksimal.
Reviewed by dr. Maria Vianney Sansan, Sp.KK
Source:
- Hopkins Medicine. Dermal Fillers. Januari 2026.
- Cleveland Clinic. Dermal Fillers. Januari 2026.